Rabu, 19 Desember 2012

Install Driver Secara Manual Pada Komputer

Sesuai request beberapa pengunjung, sekarang kami coba untuk share bagaimana cara menginstall driver secara manual melalui device manager pada Windows. Cara ini biasa dilakukan jika secara kebetulan driver yang anda miliki tidak disertai dengan file EXE (Executable) yang tinggal klik langsung jalan. File driver tersebut biasa berupa file INF dan file DLL yang berisi informasi dan database agar perangkat/device bisa dikenali oleh Windows.
Cara Mudah Install Driver Secara Manual Pada Komputer/Notebook
Share kali ini juga bisa digunakan untuk mengembalikan driver yang sudah di backup menggunakan software DriverMax. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca artikel Cara Mudah Backup Driver Windows Menggunakan DriverMax. Lebih jelasnya ikuti petunjuk di bawah ini:
  • Buka Properties Komputer. Kalau di Windows XP, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Kalau di Windows 7, klil tombol Start, Pilih Computer, klik kanan dan pilih Properties.
  • Selanjutnya, klik tombol Device Manager.
  • Klik kanan salah satu device yang drivernya belum teinstall dengan sempurna dan lanjutkan dengan memilih Update Driver.
    Update computer/notebook
  • Pada bagian Welcome to the Hardware Update Wizard, pilih Yes this time only dan lanjutkan dengan klik tombol Next.
  • Selanjutnya, pilih Install from list or specific location (Advanced) yang diikuti dengan klik tombol Next.
  • Pada bagian Please choose your search and installation options, klik tombol Browse dan pilih di mana lokasi di mana anda menyimpan file driver.
    Folder Driver Update
  • Setelah lokasi file driver sudah ketemu, lanjukan dengan klik tombol OK yang diikuti dengan tombol Next. Pastikan anda sudah memilih folder yang tepat sebelum melanjutkan proses install driver.
  • Tunggu sampai proses selesai dan terakhir klik tombol Finish.
    Driver Updates for Windows
  • Jika komputer/notebook anda meminta restart, ikuti saja prosesnya agar keseluruhan proses update bsia berjalan dengan maksimal.
Sekarang, dengan pedoman ini anda tidak akan kebingungan lagi jika harus menginstall driver secara manual.
Selain itu, seperti pada keterangan sebelumnya, cara ini juga bisa digunakan untuk menginstall driver dari file backup driver yang dihasilakn oleh DriverMax. Yang perlu diperhatikan, arahkan folder driver pada lokasi di mana anda menyimpan file driver. Jika anda salah memilih, anda bisa mengulanginya lagi sampai driver bisa terinstall dengan baik.
Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Senin, 17 Desember 2012

[Berita] Hati-Hati Mozilla Firefox Palsu


Lagi-lagi dunia teknologi dihebohkan dengan munculnya virus yang menyerang mozilla firefox alias Firefox Palsu.

Seorang peneliti dari Sophos mengingatkan perihal adanya virus trojan yang mengancam para pengguna Mozilla Firefox. Peneliti tersebut mengatakan, penyebaran virus ini adalah dengan email. Disebutkannya bahwa jika ada notifikasi email dengan subyek ‘New Version released’ dari email dengan alamat @firefox.com adalah palsu. Email tersebut adalah sarana virus untuk menginfeksi Mozilla yang sudah terinstal di komputer.

Email tersebut berisikan pesan bahwa untuk mendapatkan update terbaru dari Mozilla Firefox, pemilik komputer harus mendownload sebuah file kecil yang merupakan patch file. Selanjutnya patch tersebut, ujar pesan dalam email itu, akan memperbaiki sejumlah fitur keamanan dan sedikit perubahan pada tampilan browser.
Berikut ini adalah pesan email secara lengkap:
“A Firefox software update is a quick download of small amounts of new code to your existing Firefox browser. These small patches can contain security fixes or other little changes to the browser to ensure that you are using the best version of Firefox available.
“Firefox is constantly evolving as our community finds ways to make it better, and as we adjust to the latest security threats. Keeping your Firefox up-to-date is the best way to make sure that you are using the smartest, fastest and . most importantly . safest version of Firefox available.
“A Firefox update will not make any changes to your bookmarks, saved passwords or other settings. However, there is a possibility that some of your Add-ons won.t be immediately compatible with new updates.”

Di bagian bawah email, terdapat link yang merujuk ke alamat btopenworld.com. File eksekutabel ini sebenarnya adalah installer untuk Mozilla Firefox 5.0.1 dengan password stealer. Virus ini akan mencoba mengalihkan perhatian pemilik komputer, sedangkan virus ini tetap bekerja secara underground.

Beginilah jika kemajuan teknologi disalahgunakan, jadi sebenarnya kemajuan teknologi itu baik apa buruk??

Teknologi Komputer Terbaru 2010

Berita Net_pos Dot co.cc - Ini lah beberapa Teknologi komputer yang akan dirilis tahun 2010 mendatang, jika dilihat dari bentuk dan kecanggihannya memang teknologi yang akan datang di tabhun 2010 benar – benar sangat fantastis. TriBook dengan tiga konsep layar ultra lebar yaitu 21? lebar layar. Ia juga memiliki sebuah 8x SuperDrive, 1TB harddisk, dan MacBook Pro-calibre CPU, plus sebuah keyboard multitouch trackpad
Teknologi Komputer

Generasi laptop masa depan … dibuat oleh industri desainer Jerman Felix Schmidberger, model classy, elegan, futuristik laptop yang menggunakan OLED touchscreen 

Komputer 2010

Barangkali lebih tepat disebut Paper PC karena bentuknya yang seperti lembaran kertas berupa layar sebagai antar muka dan dilengkapi pena untuk mengoperasikannya dengan cara touch screen. Didesain oleh Avery Holleman

Komputer Canggih

Laptop yang mempunyai dua layar dengan desain mirip buku, saya lebih suka kalau barang itu disebut Digital book. Prototipe dari XO-2 dan One Laptop Per Child (OLPC)

Teknologi Komputer 2010

Demikianlah artikel dari website POOIN.TK
Semoga dapat bermanfaat bagi kita.

jangan lupa berkomentar ke website kami!!!!!!!!!!!!!



Review Tablet Imo Tab X-One


Umumnya setiap produsen berlomba-lomba menghadirkan perangkat mereka yang paling up to date baik itu sistem maupun hardware yang digunakan. Nah, tablet Tab X-One dari Imo kali ini justru terlihat sebaliknya. Sistem dan komponen yang dipakai tidaklah mengedepankan keterbaruan sehingga mudah memancing rasa sangsi kepada calon konsumennya. Jangan salah, dibalik ketertinggalan ini ternyata tersimpan “maksud lain” yang ternyata menawarkan kuntungan tersendiri.
Imo Tab X-One sebenarnya jadi terlihat sebagai smartphone dengan layar yang dibuat besar (7˝). Jeroannya menawarkan koneksi dual SIM card. Ternyata, SIM pertama dipakai untuk jalur data (3G WCDMA), sedangkan SIM kedua lebih ditujukan untuk aktivitas suara alias bertelepon. Kesan smartphone pun dipertegas dengan komponen baterai 4000mAh yang bisa dilepas pasang dibalik tablet. Fitur yang terlihat tidak umum dibandingkan tablet masa kini.
Soal desain fisik pun tablet yang satu ini terlihat agak aneh dengan bobot yang cenderung berat (lebih dari 0,5kg) dan tebal, padahal kompetitor lain justru bersaing saling ringan. Untungnya, penampilan Imo Tab X-One jadi terlihat manis dengan lis krom yang membuatnya unik. Mengintip mesin yang dipakai kembali membuat PCplus heran mengingat CPU MT6573 (ARM v6) dengan kecepatan 650MHz jelas terlampau tua untuk tablet sekarang. Belum diuji pun PCplus sudah memperkirakan kemampuannya akan loyo.
Satu lagi yang membuat PCplus geleng kepala adalah sistem Android 2.3 yang sudah terlalu usang. Jadi, sistem dan komponen di Imo Tab X-One jelas terlihat “kurang gaul”. Di balik kunonya perangkat ini ternyata ada beberapa hal keren yang sebenarnya sangat menyenangkan. Pertama, disertakannya skin bawaan yang mirip milik HTC sehingga antarmuka terlihat lebih modern. Kedua, speaker yang dimiliki tablet ini ternyata cukup bertenaga meski masih model mono. Selanjutnya, ada pula fasilitas TV terrestrial analog yang bisa di-capture dalam bentuk gambar.
Kapasitas baterai 4000mAh juga tergolong tinggi untuk kelas tablet lokal. Bicara baterai, port untuk melakukan isi ulang sekaligus koneksi ke komputer modelnya khusus, mirip dengan yang ada di iPad dan Galaxy Tab, namun dengan dudukan yang sedikit berbeda.
Satu hal menarik yang kerap diabaikan produsen dan juga pengguna adalah kelengkapan sensor di tablet. Ternyata Imo Tab X-One dibekali sekaligus 10 buah sensor: sangat banyak dibandingkan tablet lokal serupa yang rata-rata menyertakan 3 sampai 4 sensor saja. Banyak sensor ini akan sangat berguna manakala diperlukan untuk menentukan arah (kompas), pengukuran jarak, pencahayaan, dan sebagainya.
Meskipun tampil serba ketinggalan jaman, namun Imo Tab X-One mengusung kelebihan yang justru jarang dimiliki pesaing lokal sekelasnya. Tablet semacam ini lebih cocok untuk mereka yang lebih menekankan gadget untuk bekerja dan eksperimen dibandingkan keperluan multimedia yang kompleks.
(nic)

Hasil Uji
Linpack Android
Single Thread8,838 MFLOPS
Multi Thread7,534 MFLOPS
Smartbench 2012
Productivity312
Games1458
NenaMark2
Score16,7 fps

Spesifikasi
ProsesorMediaTek MT6573 650MHz
Memori Utama512MB
Kartu GrafisPowerVR SGX531
Media Simpan Internal-
Jaringan SelularGSM 850/900/1800/1900 & HSDPA (3G)
Wireless802.11b/g/n, Bluetooth, GPS
Koneksi LainMini USB, mini-HDMI, microSD
KameraBelakang 2MP, depan 0,3MP
Layar7˝ 800×480 piksel capaci tive touchscreen
Sistem OperasiAndroid 2.3
Dimensi19,5 x 18 x 1,3 cm
Bobot532gr
Situs webwww.ponselimo.com
Garansi1 Tahun
Harga*Rp. 1.599.000,-
Konten Indomedia Pratama (021) 3511802

Bisa telepon & SMS, ada TV terrestrial analog, banyak sensor, kapasitas baterai besar, harga terjangkau.
Kinerja agak lambat, sistem lama, minim koneksi ekstra, berat.

Rating  7,5

[Tips dan Trik] Tutorial Cara Mempercepat Windows


1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang buatan (built-in)Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.
2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya. Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda secara dramatis.
3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.
Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:
Code:
CONVERT C: /FS:NTFS
Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.

4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah “searchable keyword index” (index keyword pencarian). Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem.
Cara kerjanya sbb:
Seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ketika diminta tolong mencari apa yang user inginkan.
Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya (disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikannya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching.”
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to “C: subfolders and files”
f. Klik tombol OK.
Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti “Access is denied”), klik tombol Ignore All.
5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.
6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.
Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus.
Folder tersebut terletak di: C:\WINDOWS\Prefetch\
7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.
8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller.
Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada “DMA if Available” untuk kedua Device 0 dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong performa lebih baik.
Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.
Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.
10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer.
Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.
11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.
Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp ?> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan.
Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library. Situs itu memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan menggunakan google.
12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.
13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan (disable) active desktop.
Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.
Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.
14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa XP.
Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah banyak tersebar.
15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical.
Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih “stempel” tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).
16. Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer.
17. Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak font, makin lambatlah sistem. Walaupun windows XP lebih efisien dalam menangani font dari pada versi sebelumnya, tapi kelebihan font akan berdampak pada melemahnya sistem.
18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)
NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan data.
19. Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan baik.
Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86.
Setelah didownload, bisa membuat bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi. Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.
20. Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya. Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya gratis.
21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting.
Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.
22. Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options?
d. Klik tab View
e. Geser / gulung ke bawah menuju “Launch folder windows in a separate process”, aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.
23. Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan “puing-puingnya”. Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih proporsional.
24. Nonaktifkan Paging File
Jika mempunyai RAM besar, kita dapat memaksa Windows untuk menyimpan langsung ke memory bukan ke paging file. Caranya sebagai berikut :
Buka regedit -> lalu masuk : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CURRENTCONTROLSET\CONTROL\SESSION MANAGER\MEMORY MANAGEMENT
Lalu pada DIsablePagingExecutive nya pilih : 1 (defaultnya 0)
25. Jika menggunakan NTFS, matikan timestamp
Caranya adalah mematikan timestamp . yaitu :
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
“NtfsDisableLastAccessUpdate”=dword:00000001
“NtfsDisable8dot3NameCreation”=dword:00000001
26. Mengunload DLL aplikasi yang sudah di close
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\AlwaysUnloadDLL
and set the “Default” string to “1″
27. Mempercepat browsing folder
Pada saat kita membuka folder, XP secara otomatis mencari file network dan printer, sehingga terjadi delay sebentar. Untuk mematikan fitur ini caranya adalah
1. Open My Computer
2. Click on Tools menu
3. Click on Folder Options
4. Click on the View tab.
5. Uncheck the Automatically search for network folders and printers check box
6. Click Apply
7. Click Ok
8. Reboot your computer
28. Matikan sound
Ketika startup atau shutdown, fitur sound akan sedikit memperlambat karena windows harus meload file sound terlebih dahulu. Cara untuk mematikannya
1. Open Control Panel
2. click on Sounds and Audio Devices.
3. Sounds tab
4. Program Events -> Exit Windows.
5. Open Sounds drop-down
6. choose None
7. Apply